Amunisi Tambahan Bumi Resources (BRMS), Emiten Emas Kongsi Bakrie dan Salim

BRMS mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba pada 2024. Target produksi dikerek pada 2025 dan ada asa di tambang Poboya pada 2027.

Thomas Mola, Fahmi Ahmad Burhan
Rabu, 2 April 2025 | 19:00

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten kongsi Grup Bakrie dan Grup Salim, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) mendapatkan angin segar pada 2024. BRMS mampu mencetak laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai US$24,40 juta, naik 75,35% dari  US$13,91 juta pada 2023.

Saham BRMS pada penutupan pasar sebelum libur lebaran 2025 dihargai Rp332 per lembar, turun 17,41% sejak awal tahun (year to date/YtD). Tekanan pada saham BRMS itu sejalan dengan melandainya kinerja IHSG pada beberapa periode terakhir. 

Bisnis Indonesia Premium Terbaru