Bisnis.com, JAKARTA — Lahan tambang batu bara eks Kaltim Prima Coal (KPC), entitas di bawah PT Bumi Resources Mineral Tbk. (BUMI) milik Grup Bakrie dan Grup Salim, yang telah dipasrahkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), punya sejarah panjang dengan nama-nama besar selalu berkerumun di sekitarnya.
KPC kembali mencuat dalam hiruk-pikuk pemberitaan medio 2024, ketika Pemerintahan Joko Widodo mengobral konsesi tambang kepada organisasi masyarakat keagamaan. Kaltim Prima Coal dikenal luas sebagai salah satu anak emas Grup Bakrie, yang sampai kini masih berada di bawah PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).